Pertandingan sengit antara Benfica vs Real Madrid di Estadio da Luz berakhir dengan kejutan besar. Los Blancos harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah drama kartu merah menggoyahkan pertahanan mereka, yang kemudian di sempurnakan oleh gol kemenangan dramatis di menit-menit akhir. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Dominasi Awal Real Madrid Berakhir Sia-sia
Sejak peluit awal di bunyikan, Real Madrid—yang datang dengan status unggulan—berusaha mengendalikan tempo permainan. Beberapa peluang emas berhasil diciptakan oleh lini serang yang di pimpin oleh sang kapten. Namun, rapatnya pertahanan Benfica, di tambah performa gemilang kiper tuan rumah, membuat skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum.
Pada babak kedua, intensitas permainan tidak menurun. Real Madrid terus menekan, tetapi Benfica menunjukkan soliditas yang luar biasa. Pelatih Roger Schmidt tampak sukses menerapkan strategi serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang Los Blancos.
Kartu Merah Mengubah Arah Pertandingan Kunci Real Madrid vs Benfica
Titik balik krusial dalam duel real madrid vs benfica ini terjadi pada menit ke-75. Salah satu bek tengah andalan Real Madrid harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras di luar kotak penalti. Keputusan wasit ini sontak memicu protes keras dari bangku cadangan Madrid, namun tidak mengubah keputusan.
Bermain dengan sepuluh pemain memaksa Real Madrid mengubah formasi dan strategi secara mendadak. Benfica memanfaatkan keunggulan jumlah pemain ini dengan meningkatkan tekanan secara masif. Serangan demi serangan dilancarkan, membuat pertahanan Los Blancos yang pincang kewalahan.
Gol Menit Akhir Hancurkan Harapan Los Blancos
Saat pertandingan seolah akan berakhir imbang, drama terjadi di masa injury time. Tepat pada menit ke-92, sebuah skema serangan balik cepat Benfica berhasil membongkar pertahanan sisa Real Madrid. Umpan silang mendatar dari sisi kanan lapangan berhasil disambar dengan tendangan keras oleh penyerang Benfica. Bola meluncur deras ke sudut gawang, tak mampu di jangkau kiper Madrid.
Gol menit akhir tersebut sontak di sambut gegap gempita oleh para pendukung tuan rumah. Gol tunggal ini memastikan tiga poin krusial bagi Benfica dan secara resmi “menghancurkan” upaya Real Madrid untuk mencuri poin tandang. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang di bunyikan.
Hasil ini memastikan Benfica naik posisi di klasemen sementara, sementara Real Madrid harus segera berbenah menjelang laga berikutnya. Kekalahan ini menjadi catatan penting yang harus di evaluasi oleh staf pelatih, terutama terkait kedisiplinan pemain dan efektivitas serangan.
